Asyik! Ada Program Pemutihan Pajak Khusus Warga Jatim, Simak Tanggal dan Syaratnya

- 10 Juli 2024, 20:55 WIB
Pemprov Jatim dan Polda Jatim menggelar program pemutihan pajak kendaraan bermotor mulai tanggal 15 Juli sampai 31 Agustus 2024.
Pemprov Jatim dan Polda Jatim menggelar program pemutihan pajak kendaraan bermotor mulai tanggal 15 Juli sampai 31 Agustus 2024. /Panca/MalangRaya

MALANGRAYA.CO – Info menarik bagi warga Jawa Timur (Jatim). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim bekerja sama dengan Polda Jatim kembali menggelar program pemutihan pajak kendaraan bermotor. Program ini akan berlangsung selama 1,5 bulan, dimulai pada 15 Juli sampai dengan 31 Agustus 2024 mendarang.

Khusus warga Jawa Timur. Ayo manfaatkan segera pembebasan pajak daerah 2024 dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia ke-79 & memperingati Hari Bhayangkara ke-78 yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Juli s/d 31 Agustus 2024,” tulis Humas Polda Jatim dalam Instagram resminya.

Masih melansir keterangan resminya, program pemutihan pajak ini meliputi pembebasan pokok Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) atas penyerahan kedua dan seterusnya, pembebasan sanksi administrasi pajak kendaraan bermotor (PKB) dan BBNKB, pembebasan PKB progresif, dan bebas denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas (SWDKLL).

Perlu dicatat, program pemutihan pajak kendaraan bermotor ini cuma menghapus denda yang timbul akibat keterlambatan pembayaran pajak kendaraan. Pemilik kendaraan masih diwajibkan membayarkan pajak kendaraan sesuai dengan besaran yang biasanya tertera dalam lampiran STNK.

Baca Juga: Masa Berlaku STNK Habis Tidak Diperpanjang 2 Tahun, Bisa Disita Karena Penghapusan Data Kendaraan Bermotor

“Program pemutihan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dalam pembayaran pajak, sehingga ke depan diharapkan tidak lagi tersandung permasalahan tunggakan pajak dan lainnya,” jelas Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol. Komarudin.

Mengenai syarat untuk mengikuti pemutihan pajak kendaraan ini, sebenarnya sama saja dengan pengurusan normal. Pemohon wajib menyertakan KTP asli atau fotokopi pemilik kendaraan yang masih berlaku, STNK asli dan fotokopi, BPKB asli dan fotokopi, kuitansi pembelian (jika kendaraan bekas), surat pelepasan dan stempel, cek fisik kendaraan, surat kuasa jika dikuasakan, dan mengisi formulir.

Perlu dicatat, syarat-syarat tersebut akan disesuaikan dengan keperluan masing-masing pemohon. Untuk pembayaran pajak tahunan, pemohon cukup menyertakan KTP pemilik kendaraan dan STNK asli.

“Karena ini berlangsung singkat, cuma sekitar satu bulan, masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan program ini dengan sebaik mungkin. Pemohon bisa langsung datang ke Kantor Samsat terdekat. Setelah tanggal 31 Agustus 2024, ketentuan kembali normal,” pungkas Kombes Komarudin.

Halaman:

Editor: Anang Panca Kurniawan

Sumber: Humas Polda Jatim


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Berita Pilgub