Lima Pemuda Asal NTT Terlibat Kerusuhan di Rumah Kontrakan, Ditangkap Polres Malang

- 20 Mei 2024, 12:20 WIB
kepolisian segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan kelima tersangka
kepolisian segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan kelima tersangka /Dk/MALANGRAYA.CO

MALANGRAYA.CO — Lima pemuda yang berasal dari Nusa Tenggara Timur telah diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Malang. Mereka ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait insiden perusakan sebuah rumah kontrakan yang terletak di Jalan Locari, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Identitas kelima pemuda tersebut adalah Fransisco Mozzarella De Jesus yang akrab disapa Telkomsel berusia 24 tahun, Paskalis Apakah atau Paskal berumur 20 tahun, Stefanus Mau yang dikenal sebagai Steven berusia 28 tahun, Antonius Denitrius De Araujo dengan nama panggilan Dendy Clau berumur 24 tahun, dan Sivensius S Seran atau yang biasa disebut Rigen berusia 22 tahun. Semua pelaku diketahui berdomisili di wilayah Kabupaten Malang dan Kota Malang.

Menurut keterangan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Malang, AKP Gandha Syah, dalam konferensi pers yang diadakan pada hari Kamis (16/5/24), dari kelima tersangka, hanya tiga orang yang masih berstatus sebagai mahasiswa, sementara yang lainnya telah menyelesaikan studi mereka.

"Dari lima tersangka ini, hanya tiga yang masih berstatus mahasiswa. Sedangkan lainnya sudah lulus," ungkap Kasatreskrim Polres Malang, saat rilis pada, Kamis (16/5/24).

AKP Gandha menjelaskan bahwa peristiwa perusakan rumah kontrakan tersebut terjadi pada hari Senin (13/5/24) sekitar pukul 23.00 WIB. Kejadian bermula ketika pelapor yang bernama Marsianus Ukat atau dikenal sebagai Jimmy Ukat, sedang berada di rumah kontrakan bersama saudaranya.

Tanpa diduga, dua dari lima tersangka, yaitu Steven dan Dendy Clau, datang untuk menanyakan penyelesaian masalah antara Priskila Manelima, yang merupakan sepupu dari tersangka Steven, dengan Bagus Areu, dimana keduanya adalah pasangan yang berencana menikah.

Pada saat diskusi tersebut berlangsung, tiga tersangka lainnya yang menunggu di luar tiba-tiba melancarkan serangan dengan melemparkan batu ke arah rumah.

Karena merasa terancam, Marsianus dan penghuni lainnya terpaksa melarikan diri melalui pintu belakang. Setelah melakukan aksi penyerangan tersebut, para pelaku melarikan diri menuju Kota Malang.

AKP Gandha menambahkan bahwa sebelum melakukan serangan, diketahui bahwa para pelaku telah mengonsumsi minuman beralkohol.

Halaman:

Editor: Dodik Fajar Iswahyudi

Sumber: Polres Malang


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah