PCA Batu Inisiasi Pembentukan Kantin Sehat, Ciptakan Generasi Berpengetahuan

- 20 Mei 2024, 13:11 WIB
Kantin Sehat Aisyiyah diresmikan pada Minggu oleh Prof. Dr. Nazaruddin Malik selaku Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim
Kantin Sehat Aisyiyah diresmikan pada Minggu oleh Prof. Dr. Nazaruddin Malik selaku Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim /Dk/MALANGRAYA.CO

MALANGRAYA.CO – Kantin sekolah bagian elemen penting guna mendukung proses pendidikan. Penyelenggara pendidikan semakin sadar akan pentingnya ketersediaan makanan dan minuman sehat. Konsumsi camilan bergizi dan bersih sangat berpengaruh bagi kesehatan dan kecerdasan siswa. Ketersediaan camilan sehat di sekolah berperan sebagai sarana edukasi terkait konsumsi pangan aman dan bernutrisi, sesuai dengan kurikulum yang diajarkan.

Dalam konteks pembangunan kota cerdas, aspek keamanan pangan berkaitan erat dengan keadilan sosial dan ekonomi, salah satu indikatornya adalah pemenuhan hak atas pangan sehat anak-anak. Salah satu cara adalah melalui penyediaan gizi yang baik di kantin sekolah.

Dengan tujuan ini, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Batu telah mengambil inisiatif untuk mendirikan Kantin Sehat Aisyiyah di kompleks institusi pendidikan yang berada di bawah naungan Muhammadiyah di Kota Batu.

Ketua PCA Batu, Eka Mustikawati, menyampaikan bahwa Aisyiyah adalah organisasi otonom perempuan di lingkungan Muhammadiyah yang aktif di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, dan keagamaan.

Organisasi ini berkeinginan untuk ikut serta dalam menyediakan pilihan jajanan yang sehat untuk anak-anak sekolah melalui Kantin Sehat Aisyiyah.

Kantin Sehat Aisyiyah telah diresmikan pada hari Minggu yang lalu (5/5/2024) oleh Prof. Dr. Nazaruddin Malik, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur sekaligus Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) periode 2024-2028.

"Kantin Sehat Aisyiyah terletak di wilayah kompleks pendidikan Muhammadiyah yang beralamat di Jalan Welirang nomor 17, Kota Batu. Di sini, terdapat lembaga pendidikan mulai dari kelompok bermain, Taman Kanak-kanak hingga Sekolah Menengah Pertama, dengan jumlah siswa mencapai sekitar 1.200 peserta didik," jelas Eka, saat dikonfrmasi media, pada, Minggu (19/5/2024).

Eka menambahkan bahwa sebelumnya kantin di institusi pendidikan tersebut belum dikelola dengan baik.

Oleh karena itu, organisasi mereka mengambil inisiatif untuk mengajukan izin kepada yayasan guna mengelola kantin dengan konsep yang memprioritaskan kualitas pangan.

Halaman:

Editor: Dodik Fajar Iswahyudi

Sumber: PCA KOTA BATU


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah