Menelisik Sejarah Perjalanan Pasar Oro-Oro Dowo, Pada Masa Pemerintahan Kolonial Belanda 1925

- 18 Mei 2024, 16:40 WIB
Suasana depan pasar Oro-Oro Dowo, masih menyisakan bangunan kolonial
Suasana depan pasar Oro-Oro Dowo, masih menyisakan bangunan kolonial /Dk/MALANGRAYA.CO

MALANGRAYA.CO - Kota Malang memiliki sebuah destinasi perdagangan yang telah menarik perhatian luas melalui media sosial sebagai pasar modern, yaitu Pasar Oro-Oro Dowo. Pasar ini merupakan warisan bersejarah yang didirikan pada era kolonial Belanda di tahun 1932 dan kini dikenal karena tingkat kebersihan dan kenyamanan yang tinggi.

Sebagai pasar tradisional, Pasar Oro-Oro Dowo berhasil mematahkan stigma dengan menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan pasar.

Hal ini menjadikan pasar itu tidak hanya menjadi tujuan belanja masyarakat lokal, tetapi juga menarik minat wisatawan internasional, termasuk mereka dari Belanda yang berkeinginan merasakan nostalgia sejarah keluarga mereka.

Dengan luas area mencapai 3.407 meter persegi, Pasar Oro-Oro Dowo yang diakui sebagai pasar terbersih di Kota Malang ini, menyediakan tempat bagi sekitar 71 kios dan 181 los dengan total pedagang mencapai 251 orang.

Pasar dua lantai ini menawarkan aneka ragam produk mulai dari sayuran, buah, daging, bahan pokok, hingga aneka makanan dan kuliner khas.

Keistimewaan Pasar Oro-Oro Dowo juga terletak pada variasi kuliner yang ditawarkan, yang tidak hanya menggugah selera tetapi juga memberikan pengalaman kuliner yang unik.

Fasilitas pendukung seperti mushola, pos keamanan, sistem pengawasan CCTV, klinik kesehatan, ruang laktasi, serta fasilitas khusus untuk penyandang disabilitas, semakin melengkapi keunggulan pasar ini sehingga semakin banyak pengunjung yang tertarik untuk berbelanja di lingkungan yang bersih dan nyaman.

Kuliner yang menjadi andalan Pasar Oro-Oro Dowo antara lain ote-ote ayam, onde-onde Bu Edy, klepon, pangsit mie, lumpur kentang, gudeg, nasi bog, dawet, dan juga pilihan kuliner internasional seperti street food Korea yang patut dicoba.

Pasar ini juga menyediakan fasilitas timbang ulang yang memungkinkan pengunjung untuk memverifikasi berat belanjaan mereka sebelum meninggalkan pasar.

Halaman:

Editor: Dodik Fajar Iswahyudi

Sumber: PASAR ORO ORO DOWO


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah