2 Mahasiswi Cantik Berprestasi dari UB Terpilih Sebagai Ikon Keterbukaan Informasi Jatim

- 29 Mei 2024, 03:36 WIB
Zulfaidah Penata Gama (Ida - tengah) bersama Diajeng Shabila Freyanissa Ariandi dan Ivassalsabilla - peserta penyandang disabilitas tuna netra (baju biru).
Zulfaidah Penata Gama (Ida - tengah) bersama Diajeng Shabila Freyanissa Ariandi dan Ivassalsabilla - peserta penyandang disabilitas tuna netra (baju biru). /Foto : Yanti - JNR/

MALANGRAYA.CO - Setelah melalui serangkaian seleksi yang ketat, tujuh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) di Jawa Timur berhasil terpilih sebagai Duta Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2024. Pengumuman ini disampaikan pada Selasa (28/5/2024), menandai langkah baru dalam upaya peningkatan transparansi dan akses informasi di kalangan akademisi.

Araka Faisal Prandika dari Universitas Terbuka, Deni Saputra dari Universitas Jember (Unej), Diajeng Shabila Freyanissa Ariandi dari Universitas Brawijaya (UB), Ivassalsabilla dari UB yang merupakan penyandang disabilitas tuna netra, Rial Ihza Mahendra dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Tazaka Aldi Aulia Rinawan dari Unej, dan Ulfa Safira dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, adalah para mahasiswa yang berhasil menunjukkan kecakapan luar biasa dalam pemahaman dan penyebaran informasi publik.

Zulfaidah Penata Gama, Kepala Divisi Informasi dan Kehumasan UB, sekaligus juri pemilihan, mengungkapkan bahwa para kandidat terpilih telah menunjukkan pemahaman yang mendalam baik secara teori maupun praktik.

"Performa mereka sangat memukau, begitu pula dengan penyerapan materi selama seleksi. Mereka telah mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di kampus dalam praktik sehari-hari," ungkap Zulfaidah.

Baca Juga: Evaluasi dan Pemuktahiran Data Pemilih oleh KPU Jatim Jelang Pilkada 2024

Ida, salah satu penyelenggara, menekankan bahwa tujuh duta KIP terpilih akan berperan penting dalam kegiatan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) untuk meningkatkan kualitas informasi yang disediakan kepada masyarakat. "Harapan kami, mereka dapat memberikan kontribusi langsung dalam menyebarkan informasi yang akurat dan valid ketika terjun ke lapangan," tutur Ida.

Ida juga menggarisbawahi pentingnya kesetaraan dalam akses informasi, termasuk bagi penyandang disabilitas. "Kami ingin memastikan bahwa setiap individu, tanpa terkecuali, memiliki akses yang sama terhadap informasi publik," kata Ida.

Yunus Mansur Yasin, Komisioner Komisi Informasi (KI) Jawa Timur, mengapresiasi kinerja para peserta dan menyatakan bahwa keberadaan duta KIP akan sangat membantu KI Jawa Timur.

"Kami berencana untuk berkolaborasi lebih dekat dengan UB dan menggandeng para duta dalam berbagai inisiatif. Kami juga berharap para duta terpilih dapat terus memperkaya pengetahuan tentang Keterbukaan Informasi sehingga siap menghadapi tantangan di tingkat nasional," ujar Yunus.

Baca Juga: Kolaborasi Mahasiswa UB dan Influencer ; Tingkatkan Digital PR UKM

Halaman:

Editor: Yudhista AP

Sumber: Pemprov Jatim


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah