DPR Protes! Kuota Tambahan Jemaah Haji Dialihkan ke ONH Plus

- 17 Juni 2024, 10:05 WIB
DPR RI menyoroti pengalihan alokasi kuota tambahan haji reguler ke ONH Plus.
DPR RI menyoroti pengalihan alokasi kuota tambahan haji reguler ke ONH Plus. /Kemenag

MALANGRAYA.CO – Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI, Endang Maria Astuti, melemparkan kritik pedas ke pemerintah mengenai alokasi kuota tambahan 20 ribu jemaah haji Indonesia. Pasalnya, kuota tambahan tersebut dialihkan ke jemaah haji plus (ONH Plus). Ini yang membuat waktu tunggu jemaah haji reguler menjadi semakin lama.

“Inilah yang memicu untuk pembentukan Panitia Khusus (Pansus). Banyak jemaah haji reguler yang merasa antrean mereka masih lama, lantas ditawari mempercepat keberangkatan dengan membayar lebih untuk ONH Plus,” tandas Endang saat berada di Mekah, Arab Saudi.

“Meskipun itu diselenggarakan oleh travel agent, praktik ini bisa merusak penyelenggaraan haji. Pasalnya, travel agent tidak akan mendapatkan izin tanpa sinyal dari pemerintah,” sambung Endang.

Dengan alasan tersebut, Endang darn rekan-rekannya di Tim Pengawas Haji DPR RI sepakat untuk mendorong pembentukan Pansus. Dirinya berharap dengan adanya Pansus, permasalahan yang berkaitan dengan penyelenggaraan haji, termasuk alokasi kuota dan transparansi pengelolaan kuota haji, bisa ditangani dengan lebih baik.

Baca Juga: Selebgram Indonesia Ditahan Arab Saudi, Promo Visa Haji Ilegal

Pada Desember 2023 lalu, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, sempat mengatakan bahwa Pemerintah Arab Saudi bersedia menambah kuota jemaah haji Indonesia sebanyak 20 ribu untuk tahun 1445 H atau 2024. Dengan tambahan tersebut, total kuota haji Indonesia menjadi 241 ribu jemaah.

“Saya telah bertemu sahabat saya, Menteri Haji dan Umrah Saudi, Taufiq F Al Rabiah. Saya menyampaikan terima kasih atas kuota jemaah haji Indonesia yang telah diberikan sejumlah 221.000, dan tambahan kuota jemaah haji Indonesia sejumlah 20.000,” terang Gus Men, panggilan akrab Menag Yaqut, ketika itu.

“Seiring adanya tambahan kuota, saya harap layanan untuk jemaah haji bisa maksimal, khususnya pada saat puncak haji. Begitu juga dengan simulasi pembagian kuota tambahan, harus dapat dipastikan simulasi layanan dan tempatnya di Masyair,” sambung Gus Men.

Selain kuota haji, Gus Men juga menyampaikan terima kasih karena ada penambahan alokasi kuota petugas haji tahun 2024, dari semula hanya 2.100 menjadi 4.421 orang. Meski bertambah, Gus Men mengakui jumlah tersebut belum sebanding dengan jumlah jemaah haji yang harus dilayani.***

Editor: Anang Panca Kurniawan

Sumber: DPR RI


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Berita Pilgub