PPDB SMP Kota Malang Jalur Zonasi Diserbu! Peruntungan Terakhir Masuk Sekolah Negeri

- 9 Juli 2024, 12:55 WIB
SMP Negeri 3 Malang menjadi salah satu yang diincar pendaftar PPDB jalur zonasi tahun 2024/2025.
SMP Negeri 3 Malang menjadi salah satu yang diincar pendaftar PPDB jalur zonasi tahun 2024/2025. /smpn3-mlg.sch.id

MALANGRAYA.CO – Jalur zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Kota Malang TA 2024/2025 diserbu pendaftar. Pasalnya, ini menjadi peruntungan terakhir lulusan SD untuk bisa menempuh pendidikan di SMP negeri. Namun, karena kuota yang disediakan sangat terbatas, ribuan siswa berpeluang gagal.

PPDB SMP Kota Malang tahun akademik 2024/2025 jalur zonasi resmi dibuka pada Senin, 8 Juli 2024, kemarin. Calon siswa diberi waktu tiga hari untuk mendaftar sebelum resmi ditutup pada Rabu, 10 Juli 2024, esok.

Karena menjadi peluang terakhir untuk bisa melanjutkan studi di SMP negeri, tidak heran jika jalur zonasi ini langsung diserbu. Pada hari pertama pendaftaran, tercatat lebih dari 4 ribu siswa yang terdaftar. Padahal, pagu yang disediakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang cuma 3.363 kursi.

“Menurut data sistem kami, sudah ada 4.582 orang yang terdaftar, padahal yang disediakan cuma 3.363 kursi. Artinya, calon siswa harus pintar-pintar memanfaatkan peluang jika ingin diterima. Peluang paling besar, ya pilih sekolah paling dekat dengan rumah,” ujar Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Malang, Dodik Teguh Pribadi.

Sementara itu, Ketua Tim PPDB SMP Negeri 3 Malang, Herianto, mengatakan bahwa pada hari pertama kemarin, jumlah pendaftar menyentuh angka 192 orang. Padahal, pagu di sekolah yang berada di Jalan Dr. Cipto itu hanya 134 kursi.

Baca Juga: Kantor Disdikbud Kota Malang Buka Posko PPDB, Bantu Pendaftaran Online

“Mungkin karena gagal di jalur sebelumnya, akhirnya banyak siswa yang ikut jalur zonasi ini. Tim kami sampai agak kewalahan melayani pendaftaran,” tutur dia.

Hampir senada, Waka Humas SMP Negeri 5 Malang, Khusnul Khotimah, mengatakan bahwa ada 179 pendaftar pada hari pertama di sekolahnya. Padahal, SMP yang terletak di dekat RS Lavalette tersebut cuma menyediakan 120 kursi.

Pada hari pertama pendaftaran, secara umum tidak ada kendala yang berarti. Permasalahan paling banyak adalah menentukan titik koordinat alamat siswa sesuai dengan Kartu Keluarga (KK), tetapi bisa diatasi dengan mencocokkan data operator sekolah asal dengan Google Maps.

Halaman:

Editor: Anang Panca Kurniawan

Sumber: Disdikbud Kota Malang


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Berita Pilgub